Langsung ke konten utama

TIPE KEPRIBADIAN YANG RENTAN TERHADAP KONDISI MENTAL



INI DIA TIPE KEPRIBADIAN YANG RENTAN TERHADAP KONDISI MENTAL KAMU!



Banyak hal penting yang kadang kita sepelekan dalam hidup kita, contohnya seperti kesehatan. Ternyata tidak hanya kesehatan fisik saja yang harus kita jaga, begitu juga dengan kesehatan mental kita. Banyak dari kita yang tidak menjadi kita sendiri. Berikut adalah tipe-tipe kepribadian yang rentan terhadap kondisi kesehatan mental seseorang.

APAKAH KAMU SALAH SATU DARI INI??

1.      Introvet yang Terisolasi
Kamu menikmati beberapa orang yang kamu pilih dengan hati-hati dan seringkali menginginkan waktu yang menyenangkan. Kamu jarang bosan karena kamu memiliki begitu banyak hal yang berputar-putar di kepalamu yang menarik perhatianmu sendiri.

2.      Ingin Berprestasi Berlebihan
Kamu sering kritis terhadap diri sendiri dan tidak toleran terhadap kesalahan pribadi. Kamu cenderung menganggap kritik sebagai penghinaan pribadi.

3.      Perfeksionis
Keinginan terbesarmu adalah ingin menjadi sempurna dalam beberapa cara dan berbagai hal. Kamu tidak pernah ‘slow-down’ untuk merileks-kan diri. Stres adalah lambang kerhomatan yang dikaitkan dengan kerja kerasmu.

4.      Pelamun
Kamu selalu dianggap kreatif oleh orang lain. Kamu cenderung beralih ke dalam untuk mengembangkan bakat kretifmu.

5.      Selalu Khawatir
Kamu mendapati diri kamu mendapatkan alasan(yang seringkali menimbulkan bencana) menganggap seseorang terlambat, kamu mencoba beberapa langkah di depan   perencanaan orang lain. Kamu cenderung menyusun rincian kecil dalam usaha untuk menghindari konflik dengan segala cara.

6.      Penuh Drama
Drama dan stress mengikuti kamu kemanapun kamu pergi. Kamu mungkin merasa bosan saat tidak ada yang perlu dipikirkan.



-----------------------LIHAT RESIKONYA----------------------------------


·         Introvet yang Terisolasi
Resikonya :
☼ menimbulkan kecemasan
☼ rasa panik
☼ depresi
            Mengapa terjadi?
                        Karena kamu lebih memilih kesendirian yang membuat sulit untuk mencari pertolongan dari orang lain jika kamu merasa sedih.
            Tips :
                        Introvert bisa mendapatkan banyak manfaat dari berkomunikasi dengan terapis atau orang yang paling dekat dan kamu percayai.

  Ingin Berprestasi Berlebihan
Resikonya :
☼ menimbulkan kecemasan
☼ depresi
☼ gangguan makan
☼bunuh diri
Mengapa terjadi ?
            Karena harga diri seseorang yang ingin berprestasi secara berlebihan bergantung pada persepsi mereka tentang bagaimana orang lain melihatnya.
Tips :
            Menyadari bahwa kamu adalah kritik terburuk kita sendiri. Belajar memaafkan kesalahanmu dan menetapkan tujuan yang realistik untuk perbaikanmu.  

Perfeksionis
Resikonya :
☼ menimbulkan kecemasan
☼ depresi
☼ kelelahan
Mengapa terjadi ?
           Karena perfeksionis memiliki ekspetasi yang begitu tinggi sehingga yang biasanya ekspetasi itu hampir tidak dapat diperoleh.
Tips :
           Belajar mengindahkan saat tubuh kamu merasa stress. Sesuaikan harapanmu dengan kenyataan yang ada dan cobalah untuk lebih rileks.

 Pelamun
Resikonya:
☼ depresi
 beresiko gangguan bipolar
      Mengapa terjadi ?
           Karena jenis orang dengan tipe kreatif cenderung sering terlibat dalam perenungan dan ruminasi (pemikiran bercabang)
       Tips
           Temukan keseimbangan dalam mengembangkan reward yang akan kamu dapat untuk menjaga stabilitas emosional.  

Penuh Drama
Resikonya :
      ☼menimbulkan kecemasan

Mengapa terjadi?
      Orang yang penuh drama sangat mungkin kecanduan konflik adrenalin. Hal ini dapat meyebabkan stress konstan dan stress yang tidak perlu.

Tips:
      Analisis bagaimana tindakan dan doronganmu menciptakan stress dan kecemasan untuk kamu sendiri dan orang lain.


Selalu Khawatir
Resikonya :
      ☼menimbulkan kecemasan
☼rasa panic

Mengapa terjadi?
      Karena hidup dalam kegelisahan terus menerus tentang hal-hal buruk yang bisa terjadi akan merampasmu dari saat-saat menyenangkan ketika semuanya berjalan daengan baik.

Tips :
       Melakukan terapi perilaku kognitif dapat mengurangi fokusmu pada kemungkinan masalah yang akan terjadi.  

Komentar

  1. Bermanfaat sekali kak😊

    BalasHapus
  2. Makasi ka, bermanfaat sekali..

    BalasHapus
  3. Terimakasih infonya kak sangat membantu

    BalasHapus
  4. Makasih kak, sangat bermanfaat sekali 😊

    BalasHapus
  5. Terima kasih kak bagus banget ingin ya

    BalasHapus
  6. Terimakasih,sangat bermanfaat hehe

    BalasHapus
  7. Akoh... Tipe yang mana yaaa....πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€ thanks infonyaπŸ‘πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  8. Terimakasih infonyaaa kakkk,, sangat bermanfaat sekali 😁

    BalasHapus
  9. Terima kasih, menambah wawasan

    BalasHapus

Posting Komentar